BANGKA BELITUNG -- Salah satu pembahasan dalam sejarah Indonesia atau sejarah kemerdekaan Indonesia adalah BPUPKI dan susunan anggota BPUPKI tersebut. BPUPKI menjadi badan yang dibentuk pemerintah sebelum merdeka dan memiliki sejarah penting.
Bersama BPUPKI inilah dirumuskan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan masih berlaku sampai sekarang. Disusul dengan perumusan Undang-Undang Dasar 1945. Maka mengenal BPUPKI secara rinci adalah hal penting dan menarik. Berikut informasinya.
Susunan Organisasi dan Anggota BPUPKI
Tugas BPUPKI
1. Menyelidiki Persiapan Kemerdekaan
2. Merumuskan Dasar Negara
3. Membentuk Panitia Sembilan
4. Menyusun Rancangan UUD 1945
5. Menetapkan Bentuk Negara dan Pemerintahan
Hasil Sidang BPUPKI 1 dan 21.
Hasil Sidang Pertama BPUPKI
Hasil Sidang Kedua BPUPKI
Sejarah BPUPKI
Dikutip melalui Gramedia, BPUPKI (Badan Penyelidikan Kegiatan Persiapan Kemerdekaan Indonesia) adalah badan yang didirikan oleh pemerintah militer Jepang di tahun 1945 untuk mengadakan penyelidikan tentang persiapan kemerdekaan Indonesia.
Secara sederhana, BPUPKI merupakan badan yang dibentuk pemerintah Jepang dan sejumlah tokoh nasional di era perjuangan kemerdekaan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Pemerintah Jepang kala itu, diwakili oleh Komando Angkatan Darat ke-16 dan ke-25 dalam pembentukan BPUPKI. Sekaligus dalam mendukung pelaksanaan tugas dari BPUPKI itu sendiri. Badan ini dibentuk di dua daerah, yakni Jawa dan Sumatera pada 1 Maret 1945.
Sekilas, BPUPKI terbentuk atas kontribusi Jepang yang membantu Indonesia merdeka dari penjajahan Belanda pada masa tersebut. Namun, langkah Jepang pada masa tersebut dipahami sebagai strategi politik untuk meraih simpati publik di Indonesia. Yakni dengan menjanjikan kemerdekaan dan direalisasikan dalam pembentukan BPUPKI.
Sejarah terbentuk dan susunan anggota BPUPKI berawal dari 7 September 1944. Pada masa akhir dari Perang Pasifik dan Jepang mengalami kekalahan. Kemudian pada 7 September 1944, Perdana Menteri Jepang Jenderal Kuniaki Koiso, memberi pengumuman yang salah satunya berisi kemerdekaan Indonesia.
PM Jepang menyebut, kemerdekaan Indonesia diraih setelah memenangkan “Perang Asia Timur Raya”. Melalui pengumuman ini, pihak Jepang berharap rakyat Indonesia bersatu. Kemudian melawan kedatangan tentara Sekutu.
Baru pada 1 Maret 1945, Jenderal Kumakichi Harada yang merupakan kepala pemerintahan pendudukan militer Jepang mengumumkan pembentukan BPUPKI. Tugas BPUPKI adalah meneliti, mengkaji dan menyiapkan urusan pemerintahan lain untuk mendukung berdirinya negara Indonesia. Sehingga mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Secara resmi, pembentukan BPUPKI pada 29 April 1945 yang bertepatan dengan hari lahir Kaisar Jepang, Kaisar Hirohito. Berdirinya BPUPKI tentu membutuhkan ketua atau pemimpin. Sehingga asal usul susunan anggota BPUPKI adalah ditunjuknya Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat sebagai Presiden BPUPKI.
Sementara untuk posisi Wakil Presiden BPUPKI adalah Raden Pandji Soeroso dan Ichibangase Yosio (dari pihak Jepang). Anggota dari BPUPKI kemudian total ada 67 orang, Dimana 60 anggota merupakan tokoh utama pergerakan nasional Indonesia. Sementara 7 anggota lain adalah orang-orang Jepang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: