Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 JULI 2026 • 15:36 WIB

Direktur LPDP Sosialisasikan Beasiswa Tahap II 2026, UBB Dinilai Berpotensi Lahirkan Lebih Banyak Penerima Beasiswa

Direktur LPDP Sosialisasikan Beasiswa Tahap II 2026, UBB Dinilai Berpotensi Lahirkan Lebih Banyak Penerima BeasiswaUniversitas Bangka Belitung (UBB) menjadi tuan rumah Sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap II Tahun 2026 (UBB)

BANGKA BELITUNG -- Universitas Bangka Belitung (UBB) menjadi tuan rumah Sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap II Tahun 2026 yang menghadirkan Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, sebagai narasumber utama.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Betason Kampus (BBK) UBB pada Jumat (10/7/2026) ini diikuti 241 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta masyarakat umum yang berminat melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktor, khususnya di perguruan tinggi luar negeri.

Sosialisasi tersebut diselenggarakan seiring dibukanya pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 yang berlangsung pada 30 Juni hingga 31 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Dwi Larso menjelaskan bahwa UBB dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena memiliki potensi besar dalam melahirkan penerima Beasiswa LPDP. Selain memiliki jumlah mahasiswa yang besar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, UBB juga memiliki banyak alumni dan dosen yang tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi ke jenjang magister maupun doktor, termasuk di berbagai perguruan tinggi luar negeri.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada LPDP atas kepercayaan menjadikan UBB sebagai lokasi penyelenggaraan sosialisasi beasiswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi sivitas akademika dan generasi muda Bangka Belitung untuk memperoleh informasi langsung mengenai berbagai peluang studi lanjut yang didukung pemerintah.

"Kegiatan ini sangat penting karena membuka wawasan mahasiswa, dosen, dan masyarakat mengenai peluang melanjutkan studi dengan dukungan LPDP. Kami berharap semakin banyak putra-putri Bangka Belitung yang mampu bersaing dan berhasil memperoleh beasiswa, baik untuk studi di dalam maupun luar negeri," ujarnya.

Rektor juga mengapresiasi kehadiran Ridwan Djamaluddin yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap pengembangan UBB, khususnya dalam proses pendirian Program Studi Kedokteran.

"Perhatian Ridwan Djamaluddin terhadap pembangunan sumber daya manusia di Bangka Belitung terus berlanjut meskipun tidak lagi menjabat sebagai Penjabat Gubernur. Berbagai masukan dan dukungan untuk kemajuan pendidikan daerah juga terus beliau berikan," ucap Prof. Ibrahim.

Dalam sambutannya, Prof. Ibrahim turut menyoroti tantangan pembangunan pendidikan di Bangka Belitung. Ia mengungkapkan bahwa rata-rata lama sekolah masyarakat masih sekitar 8,6 tahun atau setara kelas III SMP.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius ketika sumber daya alam mulai berkurang sehingga pembangunan daerah harus bertumpu pada kualitas sumber daya manusia.

"Kalau kita tidak menyiapkan sumber daya manusia dari sekarang, maka ketika sumber daya alam mulai habis, yang tersisa adalah ketertinggalan. Karena itu, investasi terbaik adalah pendidikan," tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, UBB terus memperluas akses pendidikan. Dalam dua tahun terakhir, jumlah mahasiswa baru meningkat dari sekitar 2.000 menjadi 3.000 mahasiswa per tahun.

Di sisi lain, penguatan kualitas dosen juga terus dilakukan. Saat ini UBB memiliki 377 dosen, terdiri atas 315 dosen bergelar magister dan 62 dosen bergelar doktor. Sebanyak 67 dosen sedang menempuh studi lanjut sehingga jumlah doktor di UBB diproyeksikan meningkat secara signifikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Direktur LPDP Sosialisasikan Beasiswa Tahap II 2026, UBB Dinilai Berpotensi Lahirkan Lebih Banyak Penerima Beasiswa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!