Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 05 JULI 2026 • 23:31 WIB

Opini: Ketika Influencer Menjadi Media: Apakah Tanggung Jawab Informasinya Juga Harus Sama?

Opini: Ketika Influencer Menjadi Media: Apakah Tanggung Jawab Informasinya Juga Harus Sama?Ilustrasi (ist)

Raulghany Rangguci

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

CARA masyarakat mendapatkan informasi telah berubah karena perkembangan media digital.

Jika sebelumnya, media massa seperti televisi, radio, surat kabar, atau portal berita adalah sumber utama berita dan informasi yang digunakan masyarakat untuk mengetahui berbagai peristiwa, saat ini media sosial menjadi salah satu sumber utama yang digunakan masyarakat untuk mengetahui berbagai peristiwa.

Di tengah perubahan ini, fenomena baru muncul: influencer yang tidak lagi hanya membuat konten hiburan, tetapi juga mulai berbagi informasi, berbicara tentang masalah sosial, dan memberikan pendapat mereka, yang pada gilirannya membentuk cara masyarakat melihat suatu peristiwa.

Karena masyarakat modern cenderung mencari informasi yang cepat, singkat, dan mudah dipahami, fenomena ini semakin terlihat.

Influencer dianggap lebih dekat, lebih santai, dan lebih dapat dipercaya dibandingkan media formal. Banyak orang lebih suka mengakses Instagram, TikTok, YouTube, atau Threads daripada membaca berita dari media tradisional.

Kondisi ini menunjukkan bahwa peran distribusi informasi mulai berubah. Di satu sisi, ada manfaat dari perubahan tersebut.

Influencer memiliki kemampuan untuk membuat informasi lebih mudah dipahami dan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Banyak masalah yang sebelumnya dianggap sulit akhirnya dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, membuatnya lebih mudah diterima oleh masyarakat, terutama generasi muda.

Media digital juga memberi orang kesempatan untuk berpartisipasi dalam ruang publik dan menyampaikan pendapat. Di sisi lain, masalah yang sering dibicarakan muncul ketika influencer melakukan hal-hal seperti media tetapi tidak selalu menggunakan cara yang tepat untuk berkomunikasi.

Ada kemungkinan bahwa data dikirim terlalu cepat tanpa proses pengecekan yang cukup. Selain itu, konten terkadang berfokus pada sensasi, klip video, atau judul yang menarik daripada menjelaskan konteks secara menyeluruh.

Karena pengaruh influencer menjadi lebih besar, masalah ini menjadi semakin penting.

Dalam hitungan jam, satu unggahan dapat diakses oleh jutaan orang. Opini kreatif dapat memengaruhi cara masyarakat melihat seseorang, memahami suatu kasus, dan bahkan membuat keputusan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags opini
BERITA TERBARU

Opini: Ketika Influencer Menjadi Media: Apakah Tanggung Jawab Informasinya Juga Harus Sama?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!