BANGKA BELITUNG -- Cuaca panas telah memasuki wilayah Indonesia, termasuk di Bangka Belitung. Puncak musim kemarau diprediksi Juli hingga Agustus. Dampak musim panas sudah dirasakan oleh sebagian masyarakat di Kota Pangkalpinang dengan mulai berkurangnya air bersih.
"Beberapa warga sini sudah mengeluhkan air mereka mulai kering," kata Maya warga Kerabut Pangkalpinang.
Selain itu, cuaca panas juga berdampak terhadap aktivitas sehari-hari dan kesehatan. Cuaca panas di siang hari mencapai 31 derajat celcius.
Cuaca panas yang berkepanjangan dapat menyebabkan dehidrasi, meningkatkan risiko pingsan atau terjatuh.
Berikut beberapa tips menghadapi cuaca panas yang sedang melanda :
Apabila melakukan aktivitas fisik yang ekstrim, ingatlah untuk banyak minum air putih saat beraktivitas
Kenakan Baju berbahan katun Ketika cuaca sedang panas, kenakanlah pakaian yang berbahan katun dan tipis, sehingga bisa menyerap keringat lebih baik dan tidak menyimpan panas. Dengan begitu, tubuh akan tetap terasa dingin dan kamu bisa beraktivitas dengan nyaman. Hindari menggunakan baju berwarna hitam atau gelap, karena dapat menyerap panas matahari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online