Kamis, 30 APRIL 2026 • 22:21 WIB

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan May Day dan Labor Day yang Wajib Tahu

Author

Ilustrasi Hari Buruh tanggal 1 Mei (ist)

BANGKA BELITUNG -- Apa itu Labor Day? Labor Day sendiri merujuk kepada Hari Buruh Nasional di Amerika Serikat sehingga penjelasannya berbeda dengan Hari Buruh Internasional yang dirayakan di negara lain.

Labor Day bermula dari gerakan serikat buruh, terutama gerakan yang memperjuangkan waktu kerja delapan jam sehari. Gerakan tersebut adalah anjuran untuk delapan jam bekerja, delapan jam rekreasi, dan delapan jam beristirahat.

Adapun masyarakat dunia kerap menyalahartikan Labor Day serupa dengan May Day dan Hari Buruh Internasional tanggal 1 Mei. Padahal, setiap negara memperingati Hari Buruh pada tanggal yang berbeda sesuai dengan makna khusus gerakan buruh di masing-masing wilayahnya.

Mengutip laman Britannica, Labor Day merupakan Hari Buruh yang khusus dirayakan di Amerika Serikat (AS) setiap Senin pertama bulan September. Peringatan ini bertujuan untuk menghormati pekerja dan mengakui berbagai kontribusi mereka kepada masyarakat.

Pertama kali, terdapat parade peringatan Labor Day di Kota New York pada 1882 silam. Kemudian, peringatan ini baru ditetapkan berlangsung pada Senin pertama September sejak tahun 1884.

Baca juga: Trik Cuti Tambahan untuk Menikmati Long Weekend Penuh

Gagasan mengenai perayaan Labor Day menyebar ke berbagai wilayah bagian, kemudian resmi menjadi hari libur federal AS semenjak tahun 1894. Begitu juga dengan Labor Day di Kanada.

Masyarakat dunia kerap memiliki pemikiran yang salah bahwa Labor Day dan May Day merupakan sesuatu hal yang sama. Kedua frasa ini merujuk kepada hari yang berbeda dan dirayakan untuk alasan yang berbeda pula.

Labor Day adalah hari libur federal di AS untuk menghormati kontribusi para buruh AS dan gerakan buruh AS. Hari itu adalah penghargaan nasional tahunan atas kontribusi yang telah diberikan para pekerja atas kekuatan, kemakmuran, dan kesejahteraan negara mereka.

Kala itu, kedua kelompok menggelar aksi demonstrasi untuk para buruh pada tanggal 1 Mei 1886. Akan tetapi, demo untuk menuntut hak buruh ini berubah menjadi kekerasan dan memakan korban jiwa.

Kemudian, tanggal perayaan digeser dari 1 Mei menjadi Senin pertama di bulan September. Peringatan tersebut juga memberi hari libur bagi para pekerja dan mengadakan pesta untuk menghormati anggota keluarga mereka.

Penghormatan terhadap buruh juga dirayakan di negara lain. Lantaran serupa merujuk kepada Hari Buruh, Labor Day pun kerap dikaitkan dengan Hari Buruh Internasional atau May Day tanggal 1 Mei.

May Day sendiri memiliki dua arti. Pertama, untuk merayakan buruh atau yang dikenal sebagai Hari Buruh Internasional.

Arti yang pertama ini muncul sejak akhir abad ke-19. Ketika May Day ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional untuk memperingati peristiwa Haymarket di Chicago.

Kedua, untuk merayakan awal musim panas. Pengertian May Day kedua ini berlaku sejak masa pra-Kristen, yaitu festival musim semi kuno di belahan bumi utara yang berupa tarian, nyanyian, makanan mewah, dan manisan.

Pada 28 Juni 1894 silam, Presiden Grover Cleveland telah menandatangani UU yang menetapkan Labor Day sebagai hari libur nasional AS. Tepatnya libur setiap tahun pada hari Senin pertama bulan September.

Jika mempertanyakan "apakah Labor Day libur?", pembaca perlu memahami terlebih dahulu bahwa libur nasional ini hanya berlangsung di AS dan Kanada. Dengan begitu, perayaan Labor Day pada Senin pertama September bukan merupakan hari libur di negara lain.

Akan tetapi, jika Labor Day itu dikaitkan dengan May Day atau Hari Buruh Internasional tanggal 1 Mei, berarti libur. Mayoritas negara-negara di dunia merayakan Hari Buruh secara nasional pada tanggal tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU