Rabu, 22 JULI 2026 • 21:03 WIB

Ubah Zakat Jadi Modal Kerja, Gubernur Hidayat Arsani Pacu UMKM Babel Naik Kelas

Author

Peluncuran Program Z-Preneur Vol. 1 sekaligus menyalurkan bantuan modal dan perlengkapan usaha senilai ratusan juta rupiah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama BAZNAS di Hotel ST 12 (IST)

BANGKA BELITUNG -- Langkah konkret untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat terus ditunjukkan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani.

Ia meresmikan peluncuran Program Z-Preneur Vol. 1 sekaligus menyalurkan bantuan modal dan perlengkapan usaha senilai ratusan juta rupiah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama BAZNAS di Hotel ST 12, Rabu (22/7/2026).

Inisiatif ini menegaskan paradigma baru dalam pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Negeri Serumpun Sebalai, yaitu mengubah bantuan sosial yang semula bersifat sementara menjadi penggerak ekonomi (economic driver) yang produktif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS serta seluruh mitra yang telah menghadirkan program pemberdayaan ini. Ia menyampaikan bahwa, bantuan modal dan perlengkapan usaha yang diserahkan hari ini dapat dimaknai sebagai stimulus untuk bertumbuh.

"Zakat tidak boleh berhenti hanya sebagai jaring pengaman sosial. Zakat harus menjadi bahan bakar kemandirian ekonomi rakyat. UMKM adalah tulang punggung perekonomian Bangka Belitung yang wajib kita kawal bersama," ucap Guberur Hidayat Arsani di hadapan para penerima manfaat dan jajaran BAZNAS.

Menutup arahannya, Gubernur Hidayat berpesan agar seluruh penerima manfaat dapat mengelola bantuan dengan disiplin dan profesional. Ia berharap usaha para penerima bantuan dapat semakin maju dan berkembang.

Gubernur Hidayat Arsani juga menyaksikan penandatanganan Surat Keputusan (SK) Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa, serta melakukan prosesi pemotongan pita sebagai tanda peresmian booth container UMKM.

Sinergi erat antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan BAZNAS turut mendapat apresiasi tinggi dari Pimpinan BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi. Ia menilai, dalam satu tahun masa kepemimpinannya, Gubernur Hidayat Arsani berhasil membawa dinamika positif dan pengakuan nasional, termasuk torehan prestasi sebagai Gubernur Terbaik Nomor 2 se-Indonesia.

"Kami mengupayakan bersama pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan menuju Babel Berdaya. Pembentukan UPZ hingga tingkat desa ini adalah langkah strategis agar penyaluran zakat semakin tepat sasaran dan merata," jelas Zulhadi.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan terbagi ke dalam tiga kategori strategis, yaitu:
* Tambahan Modal Usaha UMKM: Rp67.500.000,00 dialokasikan untuk 27 pelaku usaha;
* Booth Container & Kit Usaha: Rp50.000.000,00 untuk 5 unit usaha terpilih;
* Microfinance BAZNAS RI: Rp500.000.000,00 yang disebar di 5 titik lokasi bagi 170 penerima manfaat tahap pertama.

Selain itu juga tambahan bantuan dana hibah Tahun 2026 oleh Bapak Gubernur Kepulauan Babel kepada Yayasan Masjid Nurul Islam Riau Silip Kabupaten Bangka,
yayasan Al-Mubarok Air Duren dan
yayasan Syafaatul musthofa,masing-masing senilai Rp.85.000.000 .

Raut wajah semringah juga terpancar dari para pedagang kecil, salah satunya Novitaria (38), pemilik usaha aneka jajanan di Sungailiat. Ia mengaku sangat terbantu oleh perhatian nyata dari pemerintah daerah dan BAZNAS.

"Terima kasih banyak Bapak Gubernur Hidayat Arsani dan BAZNAS. Bantuan perlengkapan usaha ini memberi kami semangat baru agar usaha makin maju dan berkembang," ungkap Novitaria penuh haru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU