Selasa, 12 MEI 2026 • 06:01 WIB

Komplotan Pembobol Rumah Ojol Diciduk Tim Buser Naga, Dua Pelaku Buron

Author

Dua dari empat komplotan pelaku pencurian diciduk TimBuser Naga Polresta Pangkalpinang. (ist)

BANGKA BELITUNG -- Dua dari empat pelaku spesialis pencurian kabel tembaga /instalasi listri rumah warga, diciduk Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang, Sabtu, 9 Mei 2026.

Informasi yang dihimpun babel.indozone.id, kedua remaja yang ditangkap berinisial AS (17) yang merupakan residivis dan AA (15), bersama

dua pelaku lainnya (buron) melakukan aksinya lebih dari satu kali, seperti Tua Tunu, Pangkalan Baru, Jalan Koba, Pasir Putih, Namang, Selindung hingga Desa Kace. 

Mereka juga terungkap mencuri tiga mesin robin di Desa Balunijuk.

Adapun modus yang dilakukan pelaku, yakni dengan merusak jendela rumah kosong menggunakan obeng, lalu masuk dan naik ke plafon.

Mereka pun berbagi tugas mulai dari memotong kabel tembaga menggunakan tang, pelaku lainnya mengumpulkan hasil curian yang dijual ke pengepul rongsokan di Pangkalpinang.

Dari hasil penjualan, para pelaku mengaku mendapat Rp1,3 juta yang kemudian dibagi rata.

Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners mengatakan, pengungakapan kasus ini tak lepas dari penyelidikan dan informasi yang diberikan oleh masyarakat.

Sambung Kombes Max, berawal dari laporan korban bernama Sidiq Afriadi Pujantoro, mendapat kabar lewat WhatsApp bahwa rumah miliknya di Jalan Air Mawar I, Gang Jagung, Bukit Intan, dibobol maling sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat tiba di lokasi bersama orang tuanya, korban terkejut, saat mengetahui seluruh kabel instalasi listrik rumahnya sudah habis digondol.

Bukan cuma sekali, rumah tersebut ternyata sudah beberapa kali jadi disatroni para pelaku.

" Dua pelaku sudah diamankan dan kita dalami, denga barang bukti berupa sepeda motor Yamaha F1ZR hitam, satu karung tembaga bekas bakaran, satu buah tang dan satu buah obeng. Untuk dua pelaku AS dan AA masuk dalam DPO, " tuturnya. 

"Untuk korban bernama Sidiq kerugiannya ditaksir mencapai Rp128 juta. Nilai kerugiannya setara instalasi rumah mewah. Sementara hasil penjualan kabel oleh pelaku cuma Rp1,3 juta, " tukasnya.

Lama Tak Dihuni

Sementara itu korban pencurian yang dilakukan komplotan remaja tersebut, menimpa Ketua Umum URC - PGK (driver Ojol) bernama Revi Setiawan, berlokasi di seputaran Jembatan Jerambah Gantung, Keluarahan Tua Tunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang.

Revi mengaku, dirinya sudah lebih dari 11 kali menjadi korban pencurian, tiga diantaranya masuk laporan kepolisian.

Ia bersyukur, meski belum semua terungkap, para pelaku pencuri kabel tembaga intalasi rumahnya ditangkap kepolisian. 

"Alhamdulillah satu kasus terungkap, semoga pelaku pelaku lainnya bisa diungkap pihak kepolisian," ucapnya.

 Diceritakan Revi, kurang lebih hampir satu tahun lamanya ia bersama keluarga tinggal di rumah yang baru dibangunnya di atas tanah kapling di seputaran Jerambah gantung.

Selama tinggal, beberapa kasus pencurian kerap kali menimpa rumahnya, mulai dari mesin air dua buah, jemuran almunium, kursi di depan teras rumah, tabung gas, kipas angin, kabel tembaga instalasi listrik, mesin ac, hingga rak kaca piring turut raib. 

" Selama kami tinggal di rumah tersebut, kami mengalami beberapa kasus pencurian dan itu masih sebatas di luar rumah, karena jam pulang saya sama istri selalu malam hari, " kata Revi. 

Nah puncaknya, sekitar tanggal 3 Desember 2025, ia dikejutkan saat pulang malam hari, pelaku pencurian sudah berani mencuri ke dalam rumah dengan cara merusak pintu samping rumah, dibobol menggunakan benda tajam dan membawa kabur satu unit kipas angin remote.

Dari kejadian pengrusakan tersebut, ia memilih untuk mengamankan keluarga dan pindah ke tempat saudaranya, hingga akhirnya secara beruntun rumah yang ditiggal dalam keadaan kosong, beruntun mengalami rentetan kasus pencurian.

 Mulai dari mengambil habis kabel tembaga instalasi rumah, hingga terakhir seminggu yang lalu pelaku lainnya berhasil mengangkut rak piring kaca dengan cara diangkut menggunakan kendaraan roda empat.

" Saya secara pribadi mengapresiasi pengungkapan kasus pencurian oleh Tim. Buser Naga, semoga pelaku. Lainnya dengan modus pencurian berbeda turut terungkap, " tukasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU