Senin, 27 APRIL 2026 • 19:12 WIB

Mengusung Tema Harmoni, DPRD Bangka Gelar Paripurna HUT ke-260 Kota Sungailiat

Author

Pemotongan tumpeng HUT ke-260 Kota Sungailiat (Babel.indozone.id/Revi Setiawan)

BANGKA BELITUNG--Mengusung tema "Kita Bangun Bangka Dengan Harmoni ", Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Menggelar rapat paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sungailiat ke 260, Senin 27/4/2026.

Dipimpin Ketua DPRD Jumadi, HUT Sungailiat jatuh setiap tanggal 27 April.

Turut hadir Bupati Bangka Fery Insani, Gubernur Babel yang diwakili Staf ahli bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Eko Kurniawan, Forkopimda, para kepala OPD, camat dan lurah /Kades serta lintas organisasi di Kabupaten Bangka.

"Perayaan ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah Kabupaten Bangka dan masyarakat demi kemajuan daerah, " kata Jumadi dalam sambutan sidang paripurna DPRD Kabupaten Bangka, Senin (27/4/2026). 

Menariknya, dalam sambutannya Jumaidi turut menyoroti konflik Timur Tengah, menjadi penyebab terjadinya inflasi yang turut terdampak di Kabupaten Bangka dan daerah lainnya.

Sambungnya, Kabupaten Bangka yang terdiri dari 8 kecamatan, 9 kelurahan, dan 62 desa, saat ini dalam kondisi aman, damai, dan tenteram meski menghadapi rintangan kompleks modernisasi.

Beragam tantangan Global dan Dampak Ekonomi Konflik internasional (Israel–Iran) disebut sebagai sumber lonjakan harga energi, pelemahan rupiah, dan peningkatan beban APBN yang berdampak ke daerah.

Dampak dirasakan di tingkat lokal melalui tekanan inflasi, fluktuasi harga komoditas, dan kenaikan biaya hidup.

Ditekankan kebutuhan kesabaran, pemikiran bersama, dan upaya menemukan solusi terbaik. Dengan kondisi ekonomi perkotaan, transformasi ekonomi Sungai Liat terlihat pada sektor perdagangan, jasa, dan UMKM yang menjadi penopang perekonomian. Pertumbuhan yang belum di beberapa wilayah menjadi pusat pertumbuhan baru, sementara wilayah lain melemah karena perubahan perilaku konsumen dan digitalisasi. Tak hanya itu saja DPRD Bangka, menyoroti perdagangan perkotaan mengalami disrupsi akibat pergeseran transaksi dari tradisional ke digital. Sedangkan Infrastruktur dan Perumahan Pembangunan jalan protokol, trotoar, drainase, penerangan, dan perumahan berkembang pesat. Kekurangan: ketersediaan prasarana dan fasilitas perumahan yang layak, kurangnya ruang terbuka hijau, ruang publik, serta masih adanya permukiman kumuh. " Isu lingkungan termasuk pengelolaan sampah, potensi banjir, dan ketersediaan air bersih menjadi tantangan kedepan, " urainya. Saat ini Sungai Liat dikenal sebagai kota pendidikan dengan beberapa perguruan tinggi terkemuka. Tradisi lokal seperti nganggung sepintu sedulang dan kesenian Melayu Bangka tetap harus dijaga kelestariannys. Hal ini bisa menjadi modal sosial untuk percepatan pembangunan. " Tantangan kedepan kita harus menjaga kecintaan budayabdearah terutama bagi generasi muda terhadap budaya lokal di tengah gempuran budaya asing dan teknologi media, " Ucapnya Sementara itu Bupati Bangka Fery Insani menuturkan, di usia 260 Kota Sungailiat mengalami perkembangan, namun wilayah lain melemah. Peringatan dua setengah abad Kota Sungailiat, masih kata Fery, berbagai program akan digear mulai dari puncak acara dengan digelarnya Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Kabupaten Bangka pada 27 April 2026. Bidang Keagamaan, Tabligh Akbar dan Doa Lintas Agama. Kegiatan Sosial & Budaya: Halal Bihalal dan Kerja Bakti Lingkungan. Hiburan & Rakyat: Jalan Sehat dan Panggung Hiburan Rakyat yang menghadirkan Goliath Band. Dan Ekonomi Kreatif: Bazar UMKM yang berlangsung selama tujuh hari penuh. Dipenghujung Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sungailiat ke 260, diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai rasa syukur, termasuk penghargaan dan pemberian tumpeng secara khusus kepada Mantan Bupati Bangka Yusroni Yazid.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU