Senin, 06 OKTOBER 2025 • 19:30 WIB

Demo PT Timah Ricuh, Massa Rusak Fasilitas Kantor, Pedagang hingga Warga Histeris Terkena Tembakan Gas Air Mata

Author

Demonstran merangsek masuk ke kantor PT Timah (ist)

BANGKABELITUNG -- Demontrasi Akbar penambang timah di kantor Pusat PT Timah di pusat Kota Pangkalpinang berujung ricuh, Senin 6 Oktober 2025.

Pantauan babel.indozone.id, sejak pagi tadi ratusan massa sudah berkumpul di depan pintu masuk kantor PT Timah.

Suasana mulai memanas menjelang siang, disaat massa dari luar kota Pangkalpinang dengan menggunakan kendaraan bus, truk, bak terbuka, mobil pribadi mulai berdatangan terparkir hingga radius satu kilometer.

Tak ayal ribuan massa yang sudah memenuhi pintu masuk PT Timah mulai memanas, baris depan para pendemo mencoba menerobos masuk yang dihadang ratusan aparat kepolisian depan pintu pagar. 

Sekitar pukul 11.30 WIB, suasana mulai ricuh dengan aksi dorong mendorong antara pendemo dan aparat Kepolisian di pintu gerbang.

Aksi lempar dari pendemo di luar pintu gerbang terus mengalir, sehingga membuat kewalahan aparat kepolisian yang coba menghadang, terpaksa menghalau massa dengan menyemprotkan water canyon untuk memecah massa.

Massa yang mendapatkan perlawanan dari aparat justru semakin berani dan mencoba menjebol pintu pagar, tak ayal aparat yang melihat massa mulai tak terkendali langsung menembakkan gas air mata.

Massa pun langsung berhamburan menyelamatkan diri, sedangkan beberapa di antaranya berhasil merobohkan batas pagar pintu masuk. Tak saja massa, aparat kepolisian, para jurnalis yang meliput, para pedagang turut jadi korban akibat dampak dari gas air mata, sehingga menyulut massa yang ada samping kiri pagar kantor pusat PT Timah langsung dirobohkan massa. 

"Ya Allah kenapa jadi begini rusak warung saya, Astagfirullah halazim," teriak Sari pemilik warung tepat depan Kantor PT TImah.

Semntara itu beberapa massa berhasil merubah samping kiri pagar Timah sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan menyerbu masuk kantor. Beberapa fasilitas kantor PT Timah pintu Utara dan pintu barat mengalami kerusakan akibat pelampiasan massa.

Sekedar diketahui, Demo Akbar penambang timah dari wilayah Pulau Bangka dipicu soal adanya keresahan penambang adanya Satuan Tugas (Satgas) Nanggala yang dibentuk PT Timah untuk menertibkan para penambang ilegal. Bahkan beberapa kolektor tak berani membeli hasil tambang masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU