BANGKABELITUNG -- Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan, kesehatan merupakan prioritas utama dan sudah menjadi hak masyarakat dalam membangun sumber daya manusia di negeri serumpun sebalai.
"Ini bukan kepedulian, melainkan kewajiban pemerintah daerah. Saya tak mau mendengar lagi warga sulit berobat karena biaya dan rumah sakit dilarang menolak pasien, siapapun itu," kata Hidayat Arsani kepada babel.indozone.id belum lama ini.
Sambungnya, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan wilayah Kabupaten/Kota untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan.
"Sampai saat ini baru 82 persen dari 98 persen Target kita, masyarakat terlindungi oleh BPJS Kesehatan," tuturnya.
Disinggung banyaknya tunggakan BPJS Kesehatan yang terjadi di masyarakat? masih kata Hidayat jangan sampai masyarakat kesulitan berobat pada saat ada tunggakan, fokus saat ini bagaimana semua masyarakat bisa terlayani kesehatannya disaat membutuhkan.
"Saya sudah minta tolong ke Dinkes Babel untuk mendata warga yang belum punya BPJS kesehatan, termasuk yang menunggak. Yang penting aktif dulu bpjs kesehatannya, masalah tunggakan ini kita akan carikan formulanya, karena ini berkaitan dengan anggaran, doakan saja semoga target saya semua masyarakat Babel bisa berobat tanpa ada kendala apapun," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan