Buntut Penganiayaan, Dandim 0413 Bangka Bersilaturahmi ke PW Muhammadiyah Babel, Letkol Arhan Agung: Proses Hukum Tetap Berjalan
BANGKA BELITUNG - Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Sekretaris PW Muhammadiyah Bangka Belitung Hasan Rumata yang dilakukan oknum TNI Letnan Satu Jaka Budi Utama, berlanjut dengan digelarnya silaturahmi kedua belah pihak di BNPM Babel, Sabtu (2/8/2025) malam.
Pantauan babel.indozone.id, sekitar pukul 19.00 WIB, kedatangan Dandim 0413/Bangka, Letkol Arhan Agung, Komandan Subdenpom Bangka Letnan Kolonel Harry Simarmata, beserta perwira lainnya disambut baik Keluarga besar PW Muhammadiyah Bangka Belitung.
Tak kurang dari satu setengah jam lamanya, pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Disampaikan Letkol Arhan Agung, saat ini pelaku sudah ditahan, pihaknya berkomitmen akan tetap menindak tegas oknum yang telah melakukan pelanggaran dan berjanji proses hukumnya akan dilakukan secara transparan, terkhusus kepada keluarga besar Muhammadiyah.
Baca juga: Sekretaris PW Muhammadiyah Babel Hasan Rumata Dipukul Oknum TNI, PH Bakal Lapor Panglima TNI
Sementara itu tim hukum Muhammadiyah yang diwakili Aldy Kurniawan, menyambut baik komitmen pihak TNI yang akan tetap menindak tegas pelaku penganiayaan.
"Alhamdulillah silaturahmi keluarga besar Muhammadiyah dengan Dandim 0413/Bangka berlangsung penuh kekeluargaan, secara kelembagaan Pak Dandim dan Komandan Subdenpom meminta maaf, proses hukum tetap berjalan," tuturnya.
Sambung Aldy, dalam pertemuan disepakati permasalahan yang dilakukan oknum TNI jangan sampai melebar jauh, hal ini untuk menjaga agar suasana tetap kondusif antara TNI dan Muhammadiyah.
"Kita semua tahu, TNI lahir dari rahim Muhammadiyah, karena pahlawan nasional Jenderal Soedirman memiliki keterkaitan erat dengan Muhammadiyah, bahkan kami semua yang hadir baru tahu ternyata Pak Dandim bagian dari Keluarga Besar Muhammadiyah," tukasnya.
Peristiwa naas yang menimpa Sekretaris PW Muhammadiyah Provinsi Bangka Belitung, saat ini menjabat Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bangka Belitung, Hasan Rumata, Jumat (1/8/2025) malam lalu.
Saat itu pelaku oknum TNI yang bernama Jaka memutar arah dari Kopi Kingkong tanpa menghiraukan larangan rambu lalu lintas. Sehingga terjadilah insiden kecil laka lantas antara kedua mobil yang waktu itu dikemudikan Hasan Rumata jalur satu arah menabrak kendaraan milik pelaku.
Dalam kejadian singkat itu oknum TNI berinisial JK naik pitam dan langsung memukul bagian dada korban, tak hanya di situ umpatan kata- kata kasarpun dilontarkan pelaku, hingga akhirnya kini pelaku ditahan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung