Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 31 MARET 2026 • 21:34 WIB

Hasil Uji Sampel Lab MBG Burger di Sekolah SMKN Sungailiat Ditemukan Bakteri Salmonella dan Jamur Kapang

Hasil Uji Sampel Lab MBG Burger di Sekolah SMKN Sungailiat Ditemukan Bakteri Salmonella dan Jamur KapangIlustrasi burger (ist)
BANGKA BELITUNG -- Uji sampel laboratorium terhadap menu burger MBG yang disajikan SPPG Parit Padang bulan Ramadan 1447 Hijriah lalu ternyata mengandung bakteri Salmonella dan jamur kapang.

Sejumlah siswi SMKN 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka mengalami pusing dan mual diduga usai menyantap menu burger Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 9 Maret 2026 lalu.

Dari peristiwa tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melakukan penelusuran lebih lanjut dengan mengirimkan sampel makanan tersebut untuk diuji oleh Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Pangkalpinang.

Terbaru, belakangan diketahui hasil uji sampel tersebut sudah keluar dan disampaikan oleh BPOM Pangkalpinang ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melalui Puskesmas Kenanga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan ditemukan bakteri Salmonella dan jamur kapang pada roti burger sesuai menu hari tersebut.

“Hasil pemeriksaan sampel oleh BPOM ditemukan Salmonella dan kapang,” kata Nora Selasa (31/3/2026).

Salmonella merupakan jenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan. Infeksi akibat bakteri Salmonella disebut juga dengan salmonellosis. Penyakit ini disebabkan oleh makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella. 

Beberapa hal yang juga dapat menjadi penyebab infeksi Salmonella adalah tidak mencuci bahan makanan sebelum diolah, tidak menjaga kebersihan, termasuk jarang mencuci tangan.

Sedangkan kapang atau disebut juga kulapuk merupakan jenis jamur yang biasa tumbuh pada permukaan makanan yang sudah basi atau terlalu lama tidak diolah. 

Lebih lanjut, saat peristiwa siswi mengalami pusing dan mual-mual tersebut diduga setelah mengonsumsi burger MBG tersebut. Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka segera turun ke lokasi untuk melakukan investigasi dan untuk mencegah keracunan meluas.

Kadinkes juga menginstruksikan penarikan menu MBG serta menginformasikan untuk tidak mengkonsumsi Menu MBG di hari tersebut.

Dinkes juga kembali melakukan sosialisasi untuk penerapan uji organoleptik sebelum menu MBG didistribusikan,” jelasnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Hasil Uji Sampel Lab MBG Burger di Sekolah SMKN Sungailiat Ditemukan Bakteri Salmonella dan Jamur Kapang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!