Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 MARET 2026 • 05:27 WIB

Sambangi DPRD Babel, Aliansi Tokoh Umat dan Ulama Mendesak Presiden RI Keluar dari BOP dan Tidak Mengirimkan TNI ke Palestina

Sambangi DPRD Babel, Aliansi Tokoh Umat dan Ulama Mendesak Presiden RI Keluar dari BOP dan Tidak Mengirimkan TNI ke PalestinaKetua DPRD Babel Didit Sri Gusjaya dan Wakil Ketua DPRD Babel Edi Sapta saat mendengar langsung pernyataan sikap lintas ulama Babel (babel.indozone.id)

BANGKA BELITUNG - Sikap kebijakan luar negeri pemerintah Indonesia yang masuk dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian), mendapat kecaman dari Ulama dan Tokoh Umat Bangka Belitung, saat menyambangi ruang Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Sri Gusjaya, Kamis (5/3/2026). 

Mereka berpendapat, masuknya Indonesia dalam BOP yang dipimpin presiden Amerika Serikat (AS) Donal Trump, sangat merugikan umat muslim, karena posisi Indonesia saat ini bukan lagi menjadi negara non blok melainkan terseret menjadi negara blok. 

"Kita saksikan bersama, agresi militer Zionis Israel yang didukung penuh Amerika Serikat dengan sombongnya telah melakukan serangan militer ke Iran. Ini bukti, bahwa AS bukanlah negara penjaga perdamaian, justru melakukan teror dan penjajahan kepada negara negara yang tidak mau tunduk kepada kepentingannya, " Kata 
Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), HM Rasyid Ridho memulai percakapannya. 

Hal senada disampaikan Ust Firman Saladin, sikap ulama dan tokoh agama sangat tegas menolak masuknya RI ke BOP. Banyak kejanggalan yang terjadi, salah satunya agresi militer yang dilakukan ke negara Iran. Dampaknya situasi saat ini sangatlah runyam, banyak kejanggalan pandangan politik yang seharusnya jujur, Indonesia malah terjebak dengan sikap dan kebijakan negara Zionis Israel dan Amerika Serikat. 

"Dampak yang kita rasakan sangat jelas, enam hari peperangan ada sekitar 50 ribu jemaah tertahan tidak bisa pulang ke tanah air, dampak ekonomi sangat terasa dengan tertahannya dua kapal tanker milik Indonesia di selat Hormuz, apalagi kalau peperangan ini sampai berkepanjangan, " urainya. 

Sementara itu Ust Abdul Rozi, meminta DPRD Babel untuk menyampaikan aspirasi umat yang gelisah dengan masuknya Indonesia ke BOP.  

Ada 7 poin yang menjadi sikap bersama, pertama Menolak BOC sebagai Instrumen intervensi asing, kedua menyerukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera keluar dari BOP, ketiga menyerukan kepada pemerintah RI untuk tidak mengirimkan tentaranya ke Palestina dibawah komando Amerika Serikat, Meminta RI memutuskan semua hubungan dengan Amerika dan Israel, Kelima menyerukan kepada seluruh organisasi masyarakat Islam dan elemen masyarakat lainnya, ke-enam mengingatkan  para pemimpin negeri-negeri Islam agar tidak berpihak kepada Amerika Serikat dan Ketujuh menyerukan persatuan umat dalam kepemimpinan Islam. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Sambangi DPRD Babel, Aliansi Tokoh Umat dan Ulama Mendesak Presiden RI Keluar dari BOP dan Tidak Mengirimkan TNI ke Palestina

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!