Konsumen belanja sayur di Pasar Besar Pangkalpinang malam hari (babel.indozone/khamelia)
BANGKA BELITUNG -- Kota Pangkalpinang memiliki empat pasar yang terkenal, yaitu Pasar Besar, Pasar Pagi, Pasar Rumput, dan Pasar Perumnas (Diporlalang). Keempat pasar ini dikelola oleh pemerintah kota.
Aktivitas pasar rata-rata dimulai pagi hingga siang hari, kecuali Pasar Besar Pangkalpinang yang memulai aktivitasnya pada malam hari.
Keempat pasar ini menjadi perhatian Wali Kota Pangkalpinang, Prof Udin. Terutama pada persoalan kebersihan.
Menurut Wali Kota, program pembersihan pasar akan melibatkan lintas Perangkat Daerah, dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) sebagai leading sector. OPD lain yang terlibat antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Satpol PP, BPBD, camat, hingga lurah.
“Kita lakukan secara bergotong royong membersihkan pasar, melibatkan berbagai OPD dan unsur kewilayahan,” katanya.
Prof Udin menambahkan, aksi pembersihan pasar ini tidak bersifat insidental, melainkan akan dilakukan secara berkelanjutan minimal dua bulan sekali, di luar kegiatan rutin pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Lebih lanjut, Wali Kota berharap program ini mendapat dukungan penuh dari para pedagang dan masyarakat. Partisipasi aktif pedagang dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program kebersihan pasar.
“Harapan kita, para pedagang ikut serta dalam gotong royong ini dan ikut menjaga kebersihan pasar,” jelasnya.
Ia optimistis, pasar yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada peningkatan ekosistem perdagangan di Kota Pangkalpinang, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang berbelanja.
“Dengan pasar yang bersih dan tertata rapi, ekosistem perdagangan di Kota Pangkalpinang akan semakin baik, dan masyarakat yang berbelanja juga merasa nyaman,” pungkas Prof Udin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan