Demo penambang di Kantor PT Timah ricuh (ist)
BANGKA BELITUNG - Aksi unjuk rasa yang awalnya ricuh akhirnya bisa diredam, setelah PT Timah mensepakati tuntutan massa yang menaikkan harga timah.
Massa merasa puas dan membubarkan diri dengan aman setelah mendengar pernyataan Direktur PT Timah, Restu Widiyantoro memenuhi tuntutan para penambang untuk menaikkan harga beli pasir timah stannum (SN) 70 atau kadar 70 persen dari Rp 260 ribu menjadi Rp 300 ribu per kilogram.
"Kami setuju untuk harga pasir timah sebesar Rp 300 ribu per kilogram SN 70," ucap Restu Widiyantoro dihadapan para demonstran,
Pernyataan itu langsung disambut gembira para penambang. Disaksikan Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani yang menyapa kerumunan demonstran, para penambang mengucapkan syukur.
"Harusnya dari dulu harga timah ini naik. Ini yang kami harapkan dari dulu, jangan buat susah masyarakat, apalagi kesulitan menambang," kata Sunardi warga dari kabupaten Bangka Barat.
Mendengar kenaikan harga timah dan jaminan timah yang bisa dibeli oleh kolektor membuat lega para demonstran yang secara perlahan mulai membubarkan diri jelang sore hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan