Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 09 AGUSTUS 2025 • 02:56 WIB

Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Pangkalpinang Saling Serang di Momen Tanya Jawab

Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Pangkalpinang Saling Serang di Momen Tanya JawabDebat Perdana Calon Wali Kota - Wakil Wali Kota Pangkalpinang (ho/babel.indozone.id)

BANGKA BELITUNG - Debat Perdana Calon Wali Kota - Wakil Wali Kota  Pangkalpinang, memanfaatkan momen tanya jawab dengan saling lempar argumen dan lempar pertanyaan di Aula Aston Pangkalpinang, Jum'at (8/8/2025).

Hal inilah yang ditunggu tamu undangan dan masyarakat Pangkalpinang yang melihat langsung acara debat lewat tayangan TVRI dan YouTube KPU Pangkalpinang.

Berbagai pertanyaan dan tanggapan mewarnai momen tersebut. Serangan pembuka dalam segmen tanya jawab oleh Paslon nomor urut 2 Eka Mulya kepada Molen, dengan investasi yang terus berkembang selama ini, kesempatan lapangan kerja lebih banyak pekerja luar dibandingkan pekerja lokal, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial.

"Sesi tanya jawab inilah yang saya takutkan, karena saya incumbent tentu akan menjadi sasaran tembak yang lain. Jadi begini Pak Eka, bila saya kembali diamanahkan memimpin Pangkalpinang lima tahun kedepan, Saya ingin merangkul semua, termasuk sahabat sahabat saya yang berdiri di sini (podium) untuk menjadi stafsus wali kota," ucap Molen.

Begitupun pertanyaan Calon Wali Kota nomor urut 2 Saparudin (Udin), meski tidak puas dengan jawaban yang dialamatkan pada Molen saat ditanya langkah ke depan merotasi birokrasi di Pemerintahan Kita Pangkalpinang, Udin pun sempat melakukan penolakan jika nanti dirinya dirangkul dan ditawari jadi stafsus.

"Dak lah stafsus itu dak ada gajinya, dak kawa ku (gak mau ku)," singkat Udin, hingga keduanya (Molen-Udin) nampak tertawa lepas 

Giliran Calon Wali Kota nomor urut 4 Basit Saat bertanya kepada Saparudin, terkait dampak lingkungan menjamurnya UMKM yang banyak berjualan di trotoar, serta terobosan penanggulangan sampah. Kata pria yang akrab disapa Udin, masifnya pertumbuhan ekonomi yang terpenting harus ada penataan dan penciptaan lahan bagi UMKM mengembang usahanya.

"Pastinya UMKM dak jadi jualan di bandar,  trotoar,  namun harus kita apresiasi dengan membantu lahan akan kita cari dan.pernodalan," ucapnya.

Tak mau ketinggalan, Calon Wali Kota Eka Mulya, sempat melempar pertanyaan dan menyentil terkait jargon Berbenah pada Basit Cinda, yakni bagaimana menjadikan Pangkalpinang enak dipandang mata, dengan menciptakan suasana asri tak sebanding dengan keberadaannya kini lebih memandang banyaknya baliho.

Menanggapi hal itu, bagi Basit latar belakang sebagai pengusaha butuh aturan yang jelas, tidak tumpang tindih karena aturannya tidak linear dengan ruang industri bagi pengusaha. 

"Kebebasan investasi, aturannya harus terbuka, sehingga antara RT/RW pembangunannya tidak berbenturan dengan aturan investasi," kata Basit.

Lebih menarik, saat sesi tanya jawab Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Zeki sempat melontarkan pertanyaan dan meminta saran kepada Radmida konsep apa yang akan diberikan kepada dirinya jika terpilih menjadi Wakil Wali Kota mendampingi Molen.

"Jika Bang Zeki terpilih, kesetaraan gender harus diperhatikan. Tapi belum tentu juga terpilih, bisa saja Saya, ada Bu Desi ampun Ustad Dede," ucapnya yang disambut tepuk tangan hadirin di dalam ruangan.

Begitupun saat Radmida mendapatkan pertanyaan dari Calon Wakil Wali Kota Dede Purnama, langkah Paslon no 1 terkait terkait tingginya perceraian, kekerasan terhadap anak, hingga terbaru ada 59 kasus kekerasan seksual hingga asusila tahun 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Pangkalpinang Saling Serang di Momen Tanya Jawab

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!