Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 05 AGUSTUS 2025 • 17:44 WIB

BPIP Rekrut 300 Relawan, Sebarkan Kebajikan Pancasila

BPIP Rekrut 300 Relawan, Sebarkan Kebajikan PancasilaNarasumber, Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP, Galuh Ibrahim, Anggota Komisi XIII Melati, Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Prof. Dr Ibrahim, M.Si memberikan materi (babel.indozone.id/Revi Setiawan)

BANGKA BELITUNG - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) merekrut 300 relawan negeri Laskar Pelangi di Aula Sriwijaya Swissbell Hotel Pangkalpinang, Selasa (5/8/2025).

Dengan menghadirkan tiga narasumber, Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP, Galuh Ibrahim, Anggota Komisi XIII Melati, Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Prof. Dr Ibrahim memberikan materi terkait pentingnya keberadaan relawan guna penguatan kebijakan Pancasila.

Dalam kesempatan itu, Melati mengapresiasi antusias masyarakat (relawan) baik dari kalangan pelajar, Pramuka, organisasi kemasyarakatan, termasuk tokoh masyarakat yang hadir.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar retorika maupun simbol semata, melainkan bagaimana pengamalan Pancasila bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"300 relawan ini diharapkan kedepan menjadi energi positif, kebetulan saya duduk di komisi XIII DPR-RI mitranya BPIP, kedepan program serupa dengan format yang beragam tujuan utama menanamkan semangat Pancasila," kata Melati.

Sementara itu Rektor UBB Prof. Dr Ibrahim mengakui setelah Order Baru (Orba) perjalanan ideologi mulai melemah. Dengan usia kemerdekaan ke-80, dibandingkan dengan negara-negara mapan yang kemerdekaannya mencapai ratusan tahun, negara ini butuh ikatan yang kuat, yakni dengan Pancasila. Multikultural  agama, kultur, wilayah dengan kondisi geografis politik menjadi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

"Yang terpenting saat ini bagaimana kita menjiwai Pancasila, kita ini diuntungkan dengan ikatan yang kuat namanya Pancasila, disatukan dalam deklarasi Bhineka Tunggal Ika," terangnya.

Sambungnya, Pancasila merupakan wadah demokrasi, tantangan yang yang terbesar justru ada dari dalam, seperti  maraknya Judi Online (Judol), Pinjaman Online (Pinjol), game Online, radikalisme, menjadi fenomena yang harus jadi perhatian bangsa ini, termasuk keberadaan relawan menjadi unjung tombak menghadapi tantangan yang ada saat ini.

"Pancasila sebagai wadah, jangan dibaca secara tekstual melainkan lebih pada pengamatan dan penghayatan Pancasila. Penghujung, janganlah kita menjadi pencaci maki bangsa sendiri, jadilah manusia yang Pancasilais, jadilah juru damai bukan provokator dan jangan menjadi Predatory slate," tukasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERBARU

BPIP Rekrut 300 Relawan, Sebarkan Kebajikan Pancasila

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!