BANGKA BELITUNG -- Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani meminta agar tiap kepala daerah kabupaten/kota mendata setiap pekerja, baik nelayan, pelaku UMKM atau setiap orang yang belum memiliki BPJS ketenagakerjaan tanpa terkecuali.
“BPJS ketenagakerjaan ini adalah penyelamat untuk kemanusiaan. Jadi BPJS ketenagakerjaan harus hadir di tengah masyarakat,” ujar Hidayat saat acara penganugrahan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah dan pelaku usaha di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Rabu (30/7/2025).
Hidayat mengungkapkan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah yang telah mendukung penuh implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami dari pemerintah Babel selalu siaga dengan BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan, di mana kami sudah menerima laporan bahwa ada 3 kabupaten penerima penghargaan yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Barat dan Belitung Timur, ada lagi siswa-siswa yang diberi BPJS,” jelasnya.
Ia menyebutkan, tahun depan akan membuat program untuk mahasiswa dan siswa yang tidak mampu. Dilanjutkannya, nelayan- nelayan di Babel juga masih ada yang belum memiliki BPJS Ketenagakerjaan.
Berdasarkan data coverage, tenaga kerja yang terlindungi program jaminan sosial ketenaga kerjaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertambah dari tahun kemarin sebesar 31,42 % menjadi 42%.
Gubernur Hidayat terus mengimbau agar seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan angka coverage tersebut.
Dalam acara Paritrana Award Tahun 2024, terdapat 6 kategori badan usaha dan 2 kategori pemerintah sebagai pemenang penghargaan, di mana pemenangnya dari para pelaku usaha UMKM, perangkat desa, BUMN serta pemerintah kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepulauan Babel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Babelprov.go.id