BANGKA BELITUNG -- Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani membentuk tim investigasi terkait indikasi ijazah palsu Wakilnya di pemerintahan, Hellyana.
Tim investigasi diketuai oleh Sekda Babel, Pj Inspektorat dan staf ahli hukum.
Dalam jumpa pers tersebut Hidayat membeberkan hasil investigasi yang ia bentuk.
Pertama, tim mencari fakta ke Universitas Azzahra, tempat Hellyana pernah kuliah.
"Ternyata Hellyana tidak terdaftar di sekolah tersebut dan tidak pernah menandatangani surat ijazah kelulusan di tahun 2012. Rektornya juga sudah dikonfirmasi tidak pernah menandatangani ijazah ibu wakil gubernur," kata Hidayat, Senin (14/7/2025).
Ia menyebutkan, dalam daftar lulusan alumni Azzahra juga tidak ditemukan nama Hellyana, pihaknya sudah meneliti dari dari 700 an mahasiswa yang lulus, nama Hellyana tidak tercatat.
"Kami juga meminta informasi dari Dikti, mereka mengatakan, ibu Hellyana ini kuliah di Azzahra setahun, lalu mengundurkan diri. Jadi tidak pernah sampai selesai," katanya.
Hidayat juga membeberkan fakta bahwa wakilnya itu diberhentikan kuliah S2 di Institut Pahlawan 12 Sungailiat.
"Baru baru ini hellyana juga kuliah mengambil S2 di Pahlawan 12 diberhentikan karena polemik ijazah ini," ujarnya.
Sementara kasus ini masih bergulir di Polda Babel. Kata Hidayat, soal sah dan tidak sahnya ijazah tersebut bukan wewenangnya.
"Kami hanya mengindikasikan ijazah ini tidak benar," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Dan Wawancara Langsung