Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 15:41 WIB

8 Urutan Doa Ziarah Kubur Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

8 Urutan Doa Ziarah Kubur Lengkap Arab, Latin, dan ArtinyaIlustrasi ziarah kubur (babel.indozone.id)

BANGKA BELITUNG -- Ziarah kubur menjadi tradisi atau kebiasaan turun temurun masyarakat Indonesia. Berziarah umumnya dilakukan di hari tertentu seperti hari Jumat, dan akan ramai menjelang bulan suci Ramadhan dan lebaran.

Dalam Bahasa Arab, ziarah berasal dari kata ‘ziyadah’ yang memiliki arti mengunjungi. Secara harfiah, bermakna kunjungan ke orang yang masih hidup atau sudah meninggal dunia.

Namun, secara teknis ziarah kubur mengacu pada serangkaian kegiatan mengunjungi makam tertentu, baik itu makam Nabi, sahabat, wali, pahlawan, kerabat, orang tua, dan lain-lain.

Berdasarkan perspektif Islam, ziarah kubur adalah bagian dari praktik ibadah yang mempunyai makna mendalam.

Aktivitas tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal dunia, memperkuat iman, mengingatkan umat manusia akan kefanaan dunia, dan kehidupan akhirat.

Sedangkan, menurut konteks keagamaan ziarah ke makam orang yang meninggal merujuk pada kegiatan berkunjung sebagai sarana muhasabah diri dan pengingat akan kematian.

Selain itu, kunjungan juga dimaksudkan untuk mengirim doa atas bacaan ayat-ayat Al-Qur'an serta kalimat Thayyibah, seperti tasbih, tahlil, selawat, tahmid, dan lain sebagainya.

Dasar Hukum Ziarah Kubur

Ziarah kubur adalah salah satu kegiatan yang mengalami perubahan (nasikh-mansukh). Pada mulanya, kegiatan ziarah kubur dimakruhkan atau haram untuk dilakukan. 

Rasulullah SAW sendiri awalnya melarang para sahabat untuk berkunjung ke makam. Hal ini karena kegiatan itu merupakan kebiasaan orang-orang jahiliah zaman dahulu.

Selain itu, dikhawatirkan akan melakukan perbuatan syirik dan melontarkan kata-kata buruk yang bertentangan dengan syariat Islam.

Tetapi, seiring dengan berkembangnya agama Islam dan menguatnya keteguhan iman para sahabat, Nabi Muhammad SAW memperbolehkan kegiatan ziarah kubur atas izin Allah SWT.

Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan Buraidah RA di mana Rasulullah SAW bersabda, “Aku dulu pernah melarang kalian melakukan ziarah kubur, kini berziarahlah”. (HR Muslim).

Dalam riwayat lainnya, Rasulullah SAW juga menjelaskan manfaat dari melakukan kegiatan ziarah kubur seperti berikut ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

BERITA TERBARU

8 Urutan Doa Ziarah Kubur Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!