Sabtu, 19 JULI 2025 • 23:07 WIB

Kamus Bahasa Bangka, Uniknya Beda Kampung Beda Pula Logat dan Aksen

Author

 Kosakata daerah (kantor bahasa provinsi bangka belitung)

BANGKA BELITUNG -- Provinsi Bangka Belitung memiliki keragaman budaya dan bahasa. Provinsi ini terdiri dari 1 kota dan 6 kabupaten, yaitu: Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

Masing-masing kota dan kabupaten memiliki keunikan tersendiri dari segi aksen dan bahasa. Seperti, Belinyu, akses bahasanya seperti orang Palembang yang menggunakan akhiran O, seperti siapo, di mano nak mano, ngapo.

Sedangkan Bangka Barat, Mentok menggunakan akhiran E, contohnya ke mane, siape, iye. Aksen atau logat Mentok ini terbilang paling halus dan enak didengar.

Bangka Selatan lain lagi, ibukota Toboali ini biasa berbicara dengan tidak menggunakan huruf S. Kelakar yang sangat terkenal untuk menggambarkan orang Toboali seperti "Orang habang mandi dak behabun".

Sementara Kota Pangkal pinang menggunakan akhiran E, dengan aksen Betawi, berbeda dengan pengucapan orang Mentok, meski sama-sama menggunakan akhiran E.

Mengutip dari Jelaga SDN 10 Pangkalpinang, berikut ini kamus bahasa bangka yang mayoritas dari kota Pangkalpinang dan pengaruh bahasa cina.

Buat kamu yang baru mau Mengenal bahasa bangka disarankan untuk bertanya dengan orang bisa berbahasa bangka. Karena ada kata yang pengucapannya berbeda dan memiliki arti yang berbeda.

Abang : Gelar kebangsawanan Untuk Anak lelaki didaerah Muntok / kakak laki laki

Aben: Kata bantu untu juga/apa

Ace: Wanita cina dewasa

Acem: Bagai

Adep: Depan / Hadap

Adu: Melaporkan / Bertanding

Agik: Lagi


Aik: Air / Sungai

Aik cuy: Air mani

Aik Yok: Air Liur / Air Ludah

Aji:  Orang Cina Tua (Perempuan)

AjiAsin: Ungkapan untuk  orang orang kaya yang pelit

Akak: Kakak

Akek: Kakek tapi kasar

Akew: Laki laki Cina

Aloy: Minta / Cari perhatian

Ama / Ame: Ibu

Amang : Paman (biasa utk mengoda / mengolok Anak Laki laki)

Ambik: Ambil

Ambin: Gendong

Ambor: Buang Dan lemparkan

Amoy: Gadis Cina Remaja

Ampyang: pempek / Kerupuk yang terbuat dari kulit ikan

Ancer ancer: Ancang-ancang

Ancok Lilot: Hancur lebur

Angai : Menjemur dengan cara mengangin-anginkan

Anjong: Memegang Layangan untuk ditarik temannya / memegang  melebihi atas kepala

Antem: Memukul

Antu: Hantu

Anyang: Ditawar

Arep: Harap

Asak: Asalkan

Ase: Rasa / Perasaan

Asok : Orang Cina Tua (Laki laki)

Atek: Vagina

Bace bace : Jampi jampi

Bacin: Bau tidak sedap seperti baju tidak kering

Bagak: Sangat Bodoh

Bai: Cuma / Hanya

Balak: Musibah / Angka Yang sama dalam permainan gaple

Bandar: Got

Bangking : Keras

Bantai la : Ungkapan yang berarti terserah lah

Banter : Cepat

Bantet: Tidak mengembang sewaktu digoreng

Bantut: Bosan

Baret : Tergores

Basing : Terserah

Baye: Buaya

Bebencik: Saling membenci

Bedarup: Mencuci muka

Bedenyet : Berdenyut

Bedeser: Hati terasa bergetar

Becuas: Cuci muka

Bede ek : Sendawa

Bedegem: Bunyi yang keras

Bedelew : Berkilauan

Bedendang: Bernyanyi

Bedepeh : Secepat kilat

Begaduh : Bikin Ribut

Begagit / Begagil : Bercanda

Begajul : Nakal luar biasa

Begatel : Ganjen / Genit

Begasak: Berkelahi

Begengger : Bergetar

Begenter : Suara yang keras sampai terasa goyangannya

Beguyur : Dikerjakan sedikit sedikit

Bejibun : Banyak sekali

Bekebon : Berkebun

Bekecak: Berdandan

Bekedut: Berdenyut

Bekelai : Berkelahi

Bekicing: lari yang cepat

Belacan: Terasi

Belagak: Sombong

Belambor : Hancur Berantakan

Belamper : Berserakan

Bengak : Bodoh

Berus     : Rakus

Bilang    : Memberi Tahu

Bunting  : Hamil

Burit      : Belakang / Pantat (dubur)

Cabik : Cabai

Cabik kecit : Cabe Rawit

Cabik Besak : Cabe Merah (Chilly Pepper)

Carut : Mengatai / Memarahi

Cedak : Dekat

Cek: Bahasa prokemnya kamu

Celadok: Menendang bola dengan ujung jari kaki

Celemot : Muka belepotan

Celepa : Ungkapan akan memukul sampe kedengaran bunyi

Cemane : Bagaimana

Cemkek : Seperti

Cerudik : Cerewet / Mau tahu urusan orang lain

Cerakin : Tanaman atw buah utk meracuni orang

Cetek: Tidak dalam 

Cop: Duluan menganggap kepunyaannya

Coret : Mencoret

Cube: Coba

Dade : Dada

Dak Akur: Tidak Cocok / Suka bertengkar

Dak de : Tidak ada

Dak karuan jatak : Ungkapan untuk mengatakan prilaku yang tidak karuan

Dak kawa: Tidak mau

Dak kawa nyusah : Tidak mau repot

Dak sedep : Tidak enak

Dak sua : Tidak pernah

Dak Pacak: Tidak bisa

Dakpati : Tidak begitu

Dakpati Inga :  Tidak begitu waras

Dakpacellakek : Bukan babu atau pembantu kakek buyut

Dalu  : Malam

Deng la : Sudah saja

Denget : Sebentar

Demon : Dingin

Delek : Ikan gabus

Die: Dia

Diwek : Sendiri

Dudi: Terakhir / Belakangan

Dulang: Nampan / Baki gede

Duluk: Dulu

Endok ?: ungkapan kaget atau heran 

Empet : Dipepet/ Dihimpit

Galak / Galek : Sering

Gale :  Semua

Gancang: Mudah / Cepat

Garang: Pemarah / Suka berkelahi

Garok: Rakus / Menggaruk

Gati: Sering

Gayel: Capek / Dikerjai abis abisan

Gawe: Kerja

Gebok: Memukul

Gedabeng: Besar Sekali

Gelep: Gelap tak ada cahaya

Gelik ati: Lucu

Gelik yok: Ungkapan untuk mengatakan jijik

Gelugut: Kedinginan

Gerigit: Kesal / Geregetan

Gerobok: Lemari

Gule-gule: Permen

Gurak  : Rasa Senang yang berlebihan

Gelegar : Kayu untuk atap rumah ( tiang) / Bunyi yang keras

Hume: Kebun / Ladang

Hopis: Permen

Hoklopan : Kue terang bulan

Icak Icak: Pura pura

Idat : Daun yg pucuknya diambil untuk sayur

Idup: Hidup

Igak : Juga

Ingel -Ingel: Bercanda / Main-main

Ikak: Kalian

Ikan Cew : Ikanselar

Jagur: Pukul

Jangkek: BerJongkok Sambil mengedan gede mau Buang air

Jang: Panggilan ditunjukan kepada laki laki dewasa (asal kata bujang)

Je: Dia

Jejel: Memaksa memasukan ke mulut

Jelangkit : Menular

Jerak: Kapok

Jiat: Jelek

Jungong : Bibir maju kedepan

Jok: Bahasa Prokemnya kamu seperti Bro

Jubur: Pantat

Julak: Mendorong

juwet: Terus Bertanya / Dikasih tahu berkali-kali tetap gak ngerti

Ka: Kamu

Kaben: Menyatakan lebih dari satu / semua

Kacek : Selisih

Kacong: Suruhan orang

Kajin: Biarpun

Kalok e: Sepertinya / Mungkin

Kampang : Anak Haram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU